Zakat bukan sekadar angka yang berpindah tangan atau kewajiban yang ditunaikan lalu selesai. Ia adalah instrumen ekonomi yang perkasa jika dikelola secara kolektif dan profesional. Di tengah hiruk-pikuk Kota Depok, tantangan terbesar zakat bukan lagi soal kemauan membayar, melainkan soal aksesibilitas dan rasa percaya.
Selama ini kita memandang sekolah/ madrasah hanya sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan. Namun, hadirnya JPZIS MI Taufiqurrahman dan JPZIS SMP Lazuardi Al Falah disertai izin operasionalnya mengubah paradigma tersebut. Kini, sekolah/ madrasah bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan sosial.
Menitipkan zakat di lingkungan sekolah/ madrasah memberikan dua keuntungan yang menenangkan hati. Pertama adanya legalitas yang kokoh. Tidak ada lagi keraguan, pengelolaan di bawah naungan Lazisnu menjamin dana Anda aman secara hukum dan syariat. Kedua adanya ikatan emosional. Orang tua siswa dan guru memiliki ikatan batin dengan sekolah. Ada rasa tenang saat tahu dana sosial kita dikelola oleh institusi yang kita kenal dekat setiap hari.
Ketua Pergunu Kota Depok, Heru Hermanto mengajak dan mengajurkan agar para pendidik dan warga sekitar berzakat melalui JPZIS. Ini bukanlah imbauan tanpa dasar. Menurutnya, para guru adalah “intelijen sosial” yang paling jujur. Mereka tahu persis mana siswa yang terancam putus sekolah karena biaya, atau keluarga di sekitar sekolah yang sedang dihimpit kesulitan.
Zakat yang disalurkan melalui JPZIS dan terintegrasi dengan Lazisnu tidak akan menguap begitu saja. Dana tersebut akan “pulang” dalam bentuk beasiswa pendidikan, layanan kesehatan, hingga program pemberdayaan ekonomi yang menyentuh akar rumput warga Depok.
Keberanian MI Taufiqurrahman dan SMP Lazuardi Al Falah harus menjadi pemantik bagi lembaga pendidikan lain di bawah naungan Pergunu Kota Depok. Jika setiap sekolah di Depok memiliki unit zakat resmi yang sehat—kemandirian ekonomi umat bukan lagi sekadar harapan di atas kertas, melainkan kenyataan yang bisa kita rasakan manfaatnya.
Mari bergerak bersama. Menunaikan zakat melalui JPZIS Pergunu Kota Depok lebih dari sekadar menggugurkan kewajiban agama; ini adalah bentuk investasi nyata untuk masa depan generasi muda dan wajah kesejahteraan Kota Depok yang lebih cerah.


