Tingkatkan Profesionalisme Guru, Yayasan Al Falah Tapos Bahas Manajemen Wali Kelas Libatkan Pergunu

Tingkatkan Profesionalisme Guru, Yayasan Al Falah Tapos Bahas Manajemen Wali Kelas Libatkan Pergunu

Yayasan Al Falah Tapos, Kota Depok menggelar Workshop Pendidikan bertema “Manajemen Wali Kelas serta Tanggung Jawab Wali Kelas” pada Jumat–Sabtu, 7–8 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Villa Zein 4, kawasan Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor.

Workshop tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pengelolaan kelas serta memperkuat pelaksanaan tugas dan tanggung jawab wali kelas secara profesional dan berkarakter Islami. Peserta kegiatan terdiri dari civitas pendidik Yayasan Al Falah Tapos, mulai dari guru Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), wali kelas, guru mata pelajaran, hingga kepala sekolah.

Salah satu narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Abdul Hakim, pengamat pendidikan sekaligus guru bersertifikat Google for Education. Dalam pemaparannya, Hakim menekankan pentingnya manajemen kelas yang terencana dan berkelanjutan.

“Kelas yang baik tidak lahir secara kebetulan, tetapi dikelola dengan manajemen yang baik,” ujar Hakim saat menyampaikan materi tentang manajemen waktu menuju kelas yang disiplin, nyaman, dan berkarakter Islami.

Ia juga menegaskan bahwa peran wali kelas jauh melampaui sekadar tugas administratif.

“Wali kelas bukan hanya pengelola kelas, tetapi pemikul amanat pendidikan dan akhlak. Ia harus menjadi teladan dalam adab, penjaga suasana belajar, sekaligus pembimbing karakter Islami peserta didik,” tambah Hakim yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pergunu Kota Depok.

Lebih lanjut, Hakim mengingatkan tentang posisi strategis guru dalam Islam.

“Guru dalam Islam adalah pewaris tugas para Nabi. Karena itu, ia harus memiliki jiwa perjuangan dalam mencerdaskan peserta didik, baik secara spiritual maupun sosial,” tegasnya.

Kegiatan workshop diawali dengan sambutan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Al Falah Tapos, Hj. Maisaroh. Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas dan kompetensi para pendidik.

“Kami berharap workshop ini menjadi wasilah bertambahnya kompetensi guru-guru Al Falah Tapos, sehingga mampu mewujudkan sekolah yang maju dan berkarakter,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al Falah Tapos, Ustadz Afifuddin, dalam sambutannya menekankan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat bagi para guru.

“Guru tidak cukup hanya mentransfer ilmu kepada murid. Guru juga harus terus belajar dan belajar, agar ilmunya bertambah dan dapat disebarkan kepada peserta didik,” tuturnya.

Workshop ini juga dihadiri sejumlah guru, di antaranya Ustadz Rosadi dan Heru Hermanto, Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Depok. Selain menghadiri workshop, Heru Hermanto juga turut memberikan materi kepada peserta didik Al Falah yang sedang mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).

Heru menyampaikan apresiasi atas konsistensi Yayasan Al Falah dalam mengembangkan. kualitas pendidikan melalui kolaborasi.

“Saya sangat mengapresiasi Yayasan Al Falah Tapos yang rutin mengadakan kegiatan pendidikan dan terus menjalin kerja sama dengan Pergunu Kota Depok,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga terjalin kesepakatan kerja sama antara Yayasan Al Falah Tapos dan Pergunu Kota Depok dalam berbagai program dan kegiatan pendidikan ke depan.

Kegiatan workshop berlangsung dengan penuh antusias, diskusi interaktif, serta semangat kebersamaan, sebagai ikhtiar bersama mencetak pendidik yang profesional, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *